Archive for August, 2008

Ku merindu

Tuesday, August 26th, 2008

Bucuk:
Ku merindu,
Merindu cinta yang tulus dari hatimu
Selalu ku impikan hidup bersamamu
Ku kan selalu menanti balasan cintamu

Sayang:
Ku berjanji,
Berjanji mencintaimu sepenuh jiwaku
Ku tak akan mendustakan cinta kekasihku
Agar kau dapat menerima cintaku

Ku selalu, merindu cintamu
Yang selalu ada di jiwaku

Chorus:
Aku tahu kau pun cinta
Tapi malu tuk berkata
Usah kau ragui cintaku
Ku tetap merindu

Aku tahu kau pun cinta
Tapi malu tuk berkata
Ku tunggu jawapan cintamu
Ku tetap merindu

Di saat ini hatiku rindu belaian cinta darimu
Ku harap kau merestui cinta dariku
Yang selalu setia menunggu dirimu

seribu tahun….

Tuesday, August 26th, 2008

Relaku menunggumu
Seribu tahun lama lagi
Tapi benarkah hidup
Aku kan selama ini

Biar berputar ke arah selatan
Ku tak putus harapan
Sedia setia

Relaku mengejarmu
Seribu batu jauh lagi
Tapi benarkah kakiku
Kan tahan sepanjang jalan ini

Biar membisu burung bersiulan
Terlelah gelombang lautan
Ku masih setia

Adakah engkau tahu
Ini cinta
Adakah engkau pasti
Ini untuk selama-lamanya

Relaku menunggumu
Seribu tahun lama lagi
Tapi benarkah hidup
Aku kan selama ini…

Yeah…

Biar berputar utara selatan
Ku tak putus harapan
Sedia setia

Jangan putus harapan
Sedia setia…

Matahariku

Tuesday, August 26th, 2008

tertutup sudah pintu, pintu hatiku
yang pernah dibuka waktu, hanya untukmu
kini kau pergi dari hidupku
ku harus relakanmu walau aku tak mau
* berjuta warna pelangi di dalam hati
sejenak luluh bergeming menjauh pergi
tak ada lagi cahaya suci
semua nada beranjak, aku terdiam sepi
** dengarlah matahariku suara tangisanku
ku bersedih karna panah cinta menusuk jantungku
ucapkan matahariku puisi tentang hidupku
tentangku yang tak mampu melakukan waktu

dengarkanlah kau matahariku
dengarlah matahariku suara tangisanku
ku bersedih karna panah cinta menusuk jantungku

ruang rindu

Tuesday, August 26th, 2008

di daun yang ikut mengalir lembut
terbawa sungai ke ujung mata
dan aku mulai takut terbawa cinta
menghirup rindu yang sesakkan dada
jalanku hampa dan kusentuh dia
terasa hangat oh didalam hati
kupegang erat dan kuhalangi waktu
tak urung jua kulihatnya pergi
tak pnah kuragu dan slalu kuingat
kerlingan matamu dan sentuhan hangat
ku saat itu mencari makna
tumbuhkan rasa yg sesakkan dada
*
kau datang dan pergi oh begitu saja
smua kutrima apa adanya
mata terpejam dan hati menggumam
di ruang rindu kita bertemu
*
bertemu

merindui

Tuesday, August 26th, 2008

Masih tertinggal bayanganmu
Yang telah membekas di relung hatiku
Hujan tanpa henti seolah bertanda
Cinta tak di sini lagi kau t’lah berpaling

Biarkan aku menjaga perasaan ini wou…
Menjaga segenap cinta yang telah kau beri
Engkau pergi aku takkan pergi
Kau menjauh aku takkan jauh
Sebenarnya diriku masih mengharapkanmu

Ooh… oooh…

Masih adakah cahaya rindumu
Yang dulu selalu cerminkan hatimu
Aku takkan bisa menghapus dirimu
Meski kulihat kini kau di seberang sana

Biarkan aku menjaga perasaan ini wou…
Menjaga segenap cinta yang telah kau beri
Engkau pergi aku takkan pergi
Kau menjauh aku takkan jauh
Sebenarnya diriku masih mengharapkanmu

Andai akhirnya kau tak juga kembali
Aku tetap sendiri menjaga hati

Biarkan aku menjaga perasaan ini wou…
Menjaga segenap cinta yang telah kau beri
Engkau pergi aku takkan pergi
Kau menjauh aku takkan jauh
Sebenarnya diriku masih mengharapkanmu

Biarkan aku menjaga perasaan ini wou…
Menjaga segenap cinta yang telah kau beri
Engkau pergi aku takkan pergi
Kau menjauh aku takkan jauh
Sebenarnya diriku masih mengharapkanmu

Sejujurnya diriku masih mengharapkanmu
Ooh… oooh…
Ooh… oooh…